Psikolog Kampus Kasih Tips Kenali Tanda Kecanduan Saat Main Sabung Ayam Online
Dalam ruang lingkup kampus yang penuh tekanan akademik, pelarian ke dunia hiburan digital adalah hal yang lumrah. Namun, salah satu fenomena yang mulai mencuat dan mengkhawatirkan adalah digitalisasi tradisi lama: Sabung Ayam Online. Bagi sebagian mahasiswa, ini dianggap sebagai hiburan "maskulin" yang seru, namun psikolog kampus mengingatkan bahwa di balik layar tersebut terdapat mekanisme psikologis yang sangat adiktif. Tanpa disadari, hiburan ini bisa berubah menjadi jeratan yang mengganggu fungsi kognitif dan stabilitas emosional. Mengenali tanda-tanda awal kecanduan bukan berarti menghakimi, melainkan langkah penyelamatan dini agar masa depan akademik tidak hancur hanya karena dorongan dopamin yang tidak terkendali.
Pergeseran Dopamin: Mengapa Sabung Ayam Online Begitu Memikat?
Psikolog kampus menjelaskan bahwa sabung ayam online menggunakan elemen uncertainty (ketidakpastian) dan durasi pertandingan yang singkat untuk menciptakan siklus dopamin yang cepat. Setiap kemenangan kecil memicu rasa puas yang luar biasa, sementara kekalahan memicu rasa penasaran untuk "membalas" (loss-chasing). Di tingkat saraf, ini sangat mirip dengan mekanisme kecanduan zat. Mahasiswa seringkali terjebak karena merasa mereka memiliki "ilmu" atau "insting" dalam memilih, padahal secara sistemik, ini adalah permainan probabilitas yang dirancang untuk menjaga keterlibatan pengguna dalam waktu lama.
Tanda-Tanda Peringatan: Kapan Hiburan Menjadi Gangguan?
Kecanduan tidak terjadi dalam semalam. Psikolog kampus membagi beberapa tanda awal yang harus diwaspadai oleh mahasiswa maupun rekan sejawat:
-
Preokupasi Mental: Pikiran terus-menerus tertuju pada jadwal pertandingan bahkan saat sedang berada di dalam ruang kelas atau sedang belajar.
-
Eskalasi Nominal: Merasa perlu menaikkan taruhan atau durasi menonton untuk mendapatkan level kegembiraan yang sama.
-
Penarikan Diri (Withdrawal): Muncul rasa gelisah, mudah marah, atau insomnia ketika tidak bisa mengakses situs atau aplikasi tersebut.
-
Pengabaian Tanggung Jawab: Tugas kuliah terbengkalai, sering titip absen, hingga menggunakan uang semesteran untuk keperluan bermain.
Dampak pada Kesehatan Mental dan Relasi Sosial
Secara psikologis, kecanduan sabung ayam online dapat memicu gangguan kecemasan (anxiety) dan depresi, terutama saat pemain menghadapi kekalahan besar. Rasa malu dan rasa bersalah seringkali membuat mahasiswa menarik diri dari pergaulan sosial, menciptakan isolasi yang justru memperburuk kondisi mentalnya. Psikolog menekankan bahwa meja taruhan digital adalah tempat yang sepi; ia memberikan ilusi kebersamaan melalui live chat, namun kenyataannya, ia justru menjauhkan individu dari interaksi nyata yang menyehatkan di dunia kampus.
Langkah Preventif: Kembali ke Kendali Diri
Jika Anda atau rekan Anda mulai merasakan tanda-tanda di atas, psikolog kampus menyarankan beberapa langkah praktis:
-
Detoks Digital: Hapus aplikasi dan blokir akses ke situs-situs terkait pada perangkat Anda.
-
Transparansi Finansial: Mintalah orang kepercayaan atau orang tua untuk memantau aliran keuangan Anda untuk sementara waktu.
-
Cari Substitusi Sehat: Alihkan energi ke hobi yang memberikan hasil nyata, seperti olahraga, organisasi mahasiswa, atau proyek kreatif yang membangun skill.
-
Konsultasi Profesional: Jangan ragu untuk mengunjungi pusat konseling di kampus. Berbicara dengan psikolog adalah langkah berkelas untuk menunjukkan bahwa Anda adalah tuan atas hidup Anda sendiri.
Kesimpulan: Mahasiswa Cerdas Tahu Kapan Berhenti
Pada akhirnya, menjadi mahasiswa berarti belajar tentang batasan. Kecerdasan intelektual harus dibarengi dengan kecerdasan emosional. Sabung ayam online mungkin menawarkan adrenalin sesaat, namun ia tidak akan pernah memberikan ijazah atau masa depan yang cerah. Jadilah pribadi yang elegan dengan berani menghadapi masalah, bukan melarikan diri ke dalam spekulasi digital yang merusak. Kemenangan sejati adalah ketika Anda mampu menutup layar ponsel dan kembali fokus pada mimpi-mimpi besar yang sedang Anda bangun di bangku kuliah.
Pertanyaan: Apakah kecanduan sabung ayam online bisa disembuhkan tanpa obat? Jawaban: Banyak kasus bisa diatasi melalui terapi perilaku kognitif (CBT) dan dukungan lingkungan tanpa perlu obat-obatan, asalkan ada kemauan kuat dan kejujuran dari individu tersebut untuk berubah.
Pertanyaan: Bagaimana cara membantu teman yang kecanduan tapi ia selalu mengelak? Jawaban: Dekati dengan cara yang tidak menghakimi. Sampaikan kekhawatiran Anda berdasarkan perubahan perilakunya (seperti sering absen atau tampak stres), dan tawarkan diri untuk menemaninya ke pusat konseling kampus.
Pertanyaan: Apakah menonton saja tanpa bertaruh juga bisa memicu kecanduan? Jawaban: Bisa. Paparan terus-menerus terhadap stimulasi visual dan atmosfer kompetisi dapat membangun "keinginan" di dalam otak yang sewaktu-waktu bisa memicu seseorang untuk mencoba bertaruh.
Masa muda adalah aset yang paling berharga dalam hidup Anda. Jangan biarkan ia habis hanya untuk menonton pertarungan yang tidak memberikan nilai tambah pada kualitas hidup Anda. Tetaplah menjadi pribadi yang kritis, waspada, dan berkelas. Hidup yang terkendali adalah hidup yang paling indah untuk dijalani.

